Cetak Ini | Kembali ke Artikel

logo

Pelayanan Revive Israel

©April 21, 2012 Revive Israel Ministries

Kesetiaan Allah Dalam Sejarah Israel

Oleh Eddie Santoro

Liburan panjang hari raya Paskah telah usai dan setiap orang telah kembali ke pekerjaan dan masuk sekolah seperti biasa. Selama satu minggu yang meriah, masyarakat Israel mengamati perintah kuno untuk mengenang campur tangan Allah yang setia dalam perjalanan sejarah bangsa mereka, ketika Ia datang secara pribadi dan membebaskan umat-Nya dari penderitaan. Pada masa itu, sedikit dari mereka mengetahui atau mengerti bahwa berkali-kali Allah kita yang setia itu harus ikut serta di dalamnya untuk memastikan rencana supranatural-Nya digenapi.

Selagi kita melihat sejarah panjang ini, dapat kita nyatakan bahwa Dia yang dahulu setia, adalah masih setia, dan akan terus berada dalam kesetiaannya, sampai semua janji yang telah Ia ucapkan digenapi.

Setelah perayaan Paskah, negeri ini akan segera melewati delapan hari menuju hari peringatan Holocaust atau hari peringatan peristiwa pembataian massal. Di sini, di Israel, kehidupan sehari-hari berhenti sejenak, seiring negeri ini bersama-sama memperingati 6.000.000 jiwa yang tewas dibunuh pada sebuah kejadian mengerikan dari usaha genosida atas orang-orang Yahudi. Selama 24 jam, tragedi terburuk ini dikenang. Tayangan televisi dan siaran radio reguler digantikan oleh cerita-cerita kesaksian kepahlawanan yang menyentuh hati dari mereka yang masih hidup dan pernah terperangkap pada periode gelap yang panjang dan tidak terukur dari sejarah ini.

Banyak yang berbagi kisah sebagai korban selamat dari sekian banyak keluarga yang terbunuh di Eropa pada tahun-tahun tersebut. Ini adalah bagian dari warisan yang tidak alamiah dari bangsa ini, sehingga banyak dari mereka sekarang tidak lagi memiliki kerabat jauh atau keluarga senior. Bagi mereka, sejarah panjang keluarga telah terhapus di tahun-tahun pembantaian tersebut, dan kini sejarah baru keluarga mereka dimulai dari satu jiwa yang selamat.

Peringatan dan masa mengerikan ini seperti yang telah diceritakan oleh masyarakat Israel saat ini, berdiri tegak sebagai bentuk proklamasi atas kesetiaan Allah. Setan telah berusaha sedemikian rupa untuk menghancurkan bangsa ini, tetapi ia tidak berhasi. Israel hidup!

Selasa malam depan adalah permulaan dari Hari Peringatan Berkabung Israel yang khidmat tersebut. Bangsa ini akan menjalankan 24 jam ke depan untuk menghormati peringatan atas para tentara yang gugur untuk melindungi bangsa ini di sekian banyak perang, dan para warga sipil yang terbunuh pada sekian banyak serangan teroris. Di tanah ini, yang telah diserang sekian banyak kali pada sejarah belakangan ini, terdapat beberapa keluarga yang tidak memiliki relasi secara pribadi dengan orang yang telah memberikan nyawanya sehingga Israel sekarang dapat hidup.

Dan akhirnya, seiring matahari terbenam pada Hari Peringatan Berkabung, negeri ini akan bergerak dari duka ke suka, saat Israel merayakan hari Kemerdekaan, keajaiban kelahiran negeri ini 64 tahun yang lalu. Warga Israel akan mengadakan pesta di jalanan dan taman, di setiap kota kecil maupun besar, seiring negeri ini merayakan kemerdekaan dan kelangsungan hidupnya.
Keberadaan Israel saat ini adalah sebuah keajaiban! Allah kita yang memegang semua janji-janji-Nya adalah setia dan benar. Biarlah kesaksian dari kesetiaan Allah atas Israel juga memberkati dan mendorong anda yang menghidupi kehidupan penuh harapan di dalam Yesus, Mesias kita. Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan (2 Tim 1:12).


Faktor Allah

Oleh Francis Frangiapane

Dunia tampil menuju kepada perang yang tidak dapat dihindarkan. Iran berkomitmen untuk mengembangkan sejata nuklir, sementara Israel berkomitmen untuk mencegah mereka melakukan hal demikian.

Tetapi perang yang tidak dapat dihindarkan itu tidaklah seperti yang kita kira. 80% warga Muslim dunia berasal dari golongan Sunni. Sementara Iran adalah bagian dari golongan Shiah. Pertikaian yang tidak terlalu terkenal antara dua aliran ini adalah cukup panjang dan keras. Dengan beradanya senjata nuklir di tangan Iran, akan membawa mayoritas negara-negara Muslim kepada risiko diserang juga, sehingga jelas mereka akan berdiri di sisi yang berseberangan, menentang keinginan berbahaya Iran.

Ada juga faktor lain pada situasi ini yang mengejutkan semuanya. Yakni faktor Allah. Faktor ini selalu menjadi faktor yang paling kuat, tetapi seringkali jarang diketahui. Pada tahun-tahun belakangan ini, sekumpulan orang-orang Iran telah beriman kepada Yesus. Sekumpulan orang-orang percaya yang baru ini, mereka sampai kepada Tuhan melalui penglihatan dan mimpi sebagai jalan pilihan, lepas dari kekerasan dan kebencian yang diluncurkan Islam. Mereka bertemu secara rahasia di rumah-rumah gereja bawah tanah, dan pemimpin pergerakan misi di Iran memprediksi jumlah mereka telah mencapai hampir satu juta orang.
Untuk informasi lebih tentang Francis Frangiapane, kunjungi http://www.frangipane.org/


Doa-Doa Berani dan Yakin

Oleh Don Finto

Di penghujung abad ke-7 sebelum kedatangan Yesus, Hizkia adalah raja yang "melakukan apa yang benar di hadapan TUHAN" (2 Raja-Raja 18:3). Ketika bangsa Asyur menguasai wilayah Kerajaan Israel Utara dan menyerbu Kerajaan Yehuda, situasi terlihat buruk, tidak ada harapan. Hizkia berseru menagis di hadapan Allah. Allah mendengar doanya dan mengirim nabi Yesaya untuk menyatakan kejatuhan bangsa Asyur dan pembebasan bangsa Yehuda.

"Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nya lah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka! Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe" (2 Raja-Raja 19:35-36).

Jika Allah dapat menghancurkan seluruh tentara dan membawa bangsa yang kuat pada kehancurannya hanya dalam semalam, berarti Dia memiliki kapasitas yang sangat mampu untuk memenuhi dan menggenapi semua mimpi-mimpi dan harapan yang telah Ia nyatakan dalam hidup kita. Alkitab adalah kesaksian dari kekuatan dan kejayaan Allah.  Dan kekuatan yang sama dimana raja Hizkia dan bangsa Yehuda lihat masih berlaku bagi saudara hari ini juga! Jadi, marilah kita berdoa dengan berani dan yakin dan mengharapkan yang mustahil!


Doa Pentakosta

Atur kalendar saudara dan persiapkan kelompok doamu bersama kembali tahun ini di Israel dan di seluruh dunia untuk doa berjaga-jaga Pentakosta tahunan pada malam Shavuot (minggu-minggu perayaan), sepanjang malam, Sabtu-Minggu, 26-27 Mei, seiring kita menanti pencurahan agung Roh Kudus di zaman akhir (Kis 2:17). Informasi detil menyusul.


Kembali ke Artikel 2012


Mari BERDOA untuk pelayanan penginjilan kami di Israel, menumbuhkan jemaat Messianic, pusat latihan pemuridan, pujian nubuatan dan pendoa-pendoa Ibrani, dan bantuan keuangan bagi yang membutuhkan.