Cetak Ini | Kembali ke Artikel

logo

Pelayanan Revive Israel

©September 4 Pelayanan Revive Israel

Minggu yang Sibuk

Asher Intrater

Pada hari Minggu, kami berbagi dalam konferensi untuk orang-orang percaya dari Cina, kebanyakan dari mereka dari Taiwan, diselenggarakan oleh pelayanan Melody of My Heart.  Sebuah penglihatan bagi penginjilan dunia melalui perjanjian kerjasama, khususnya di bagian Asia Timur, disampaikan.

Pada hari Rabu, kami berpikir di dalam semangat Roh Kudus pada konferensi untuk pekerja Korea dari 14 negara yang berbeda. Konferensi diadakan di sebuah hotel di perkotaan Yerusalem. Sementara Asher berkotbah, orang-orang Yahudi ortodoks di lobby mendengarkan pesan dalam bahasa Ibrani melalui pengeras suara. Rabbi lokal protes, dan ingin menggagalkan konferensi tersebut. Asher menolak untuk berhenti dan  konfrontasi muncul.

Pada hari Kamis, tibalah pernikahan Cody dan Liat. Perayaannya diadakan di sebuah pantai di Netanya. Liat keluar dalam balutan gaun putih klasik, tetapi tanpa alas kaki. Asher berbagi tentang pengorbanan kasih oleh Yeshua. Dikelilingi orang-orang Israel, baik yang religious dan sekuler, di pantai dan di restoran, mendengarkan kesaksian tentang kasih Tuhan.

Pada hari Jumat, kelompok “anti-Mesianik” di Mevaseret membanjiri kota dengan selebaran menentang kita (seperti minggu sebelumnya dengan 9 gambar dan alamat, termasuk di dalamnya 4 anggota tim kita). Meski dihasut, tanggapan yang muncul cukup positif  dari kebanyakan penduduk, dan terlihat di sebuah artikel di Jerusalem Post, disebut, Messianic Jews Outed Illegally.

Pada kongregasi kita di Yerusalem, Ahavat Yeshua, kami menikmati menyembah dan kebersamaan di dalam Roh Kudus. Laporan dari kelompok kaum muda kita yang kembali dari misi jangka pendek di Itali berakhir pada waktu penumpangan tangan untuk kesembuhan. Asher berbagi pesan bagi kebangkitan di Israel dan juga bangsa-bangsa.

Meskipun ada serangan, tekanan, keletihan dan kekecewaan, kerajaan Allah tetap berjaya. Kami merasakan nubuatan dari kebangkitan akhir zaman akan diakhiri di tangan kita.


Artikel Glick mengenai Beck

Oleh Caroline Glick, Deputy Managing Direktur dari Jerusalem Post, kutipan

Pada umumnya, media Israel menanggapi kunjungan Beck ke Israel baik sebagai sebuah non-acara, atau  terdistorsi siapa Beck dan apa yang ia usahakan. Mereka menggambarkan dia sebagai sosok yang tidak stabil, atau menilainya sebagai seorang ekstrimis dan juga kekuatan kecil di Amerika Serikat.

Beck berkata, “Ada kekuatan lebih di dalam seorang tentara Israel dibandingan dengan  gabungan dan hati dingin birokrat PBB. Di Israel, saudara dapat menemukan orang-orang yang mendukung terhadap peluang langka, melawan gelombang opini global, atas apa yang benar dan baik. Dewan-dewan dunia menyalahkan Israel. Di sisi lain, Siria membantai penduduknya sendiri. Dewan-dewan agung pun diam…”


Para diplomat takut dan mereka membuat pengajuan. Mereka menyerah pada kebohongan. Beck adalah langka, karena ia menolak untuk tunduk pada intimidasi intelektual dan opini kelompok bahwa menulahkan wacana pada Israel di Israel sendiri dan ke seluruh dunia.

Serangan Sayap Kiri pada Beck dipenuhi fakta bahwa ia adalah seorang Zionis Kristen. Modus bawaan Kiri adalah untuk menuding kelompok Zionis Kristen dari agenda tersembunyi untuk mengubah orang-orang Yahudi dan keinginan tersembunyi untuk melihat kita terbunuh di peperangan hebat. Penolakan Beck untuk tunduk pada kebijakan konvensional bahwa musuh Israel harus dipuji dan kolega-koleganya menghukum segalanya memunculkan alasan bahwa Zionis Kristen dapat dipercaya dan dirangkul oleh orang-orang Israel.

Zionis Kristen – seperti orang-orang Zionis Yahudi yang religius – tidak dapat digerakkan oleh intimidasi media karena keyakinan mereka pada Tuhan, dan kepercayaan mereka pada Injil. Keyakinan mereka memberikan mereka suatu cara untuk menilai realitas yang mandiri dari sebagian besar komisaris intelektual paska-agama yang menjalankan media dan elite budaya di dunia Barat.

Untuk membaca artikel selengkapnya (dalam Bahasa Inggris), klik di sini


Hubungan Perjanjian

Troy B. Wallace & SI, (kutipan)


Saksi Atas Kasih Tuhan

Dalam hubungan dengan bukan orang percaya, kita, sebagai perwakilan dari Yeshua Sang Mesias, memperlihatkan karakter-Nya kepada sekitar kita. Dalam kesediaan kita untuk setia, pada saat penderitaan  kita sendiri, kita menyatakan perjanjian kasih Tuhan yang kekal. Hidup dalam kesetiaan dan integritas adalah bagian dari tanggung jawab kita dalam  memperbaiki dunia yang kita tinggali ini.

Kehidupan Jemaat

Hubungan antara orang yang beriman di dalam Yeshua adalah perjanjian secara natural karena mengaku bahwa Yeshua adalah Penyelamat dengan mencurahkan darah-Nya. Berbagi perjamuan kudus terlihat sebagai perjanjian makan. Hubungan perjanjian antara pemimpin  jemaat dan jemaat dapat terbentuk untuk tujuan yang khusus, seperti, berdampak ke daerah lokal dengan Injil dan dengan nilai kerajaan.

Tim Pelayanan

Hubungan perjanjian penting bagi kesuksesan tim pelayanan. Yeshua memberikan  usaha dan waktu dalam sebuah kelompok pribadi-pribadi yang terpilih. Yeshua melihat potensi pada murid-murid-Nya, dan mereka berkomitmen untuk mengikuti-Nya. Singkat cerita, sebelum tertangkap, Yeshua berkata kepada murid-murid-Nya bahwa mereka tidak lagi menjadi “hamba” tetapi “sahabat” (Yohanes 15:15).

Pada contoh Yeshua tersebut, tim pelayanan kita melatih kita untuk memilih pribadi yang akan menjadi sahabat kita, rekan dan penerus. Sebuah konteks perjanjian dari pemuridan termasuk konfrontasi moral dengan kasih dan anugerah, suasana pembelajaran tanpa kecemburuan dan gosip, tanggung jawab bersama, saling membantu, dan komitmen jangka panjang.

Gaya Hidup Kerajaan

Nilai-nilai sebuah perjanjian menjadi “sikap kerajaan” yang teraplikasi pada berbagai bidang kehidupan. Bidang ini termasuk: 1) pengabdian dan prioritas di dalam keluarga, 2) menghormati dan berdoa untuk pemimpin negara, 3) mematuhi hukum dan penegak hukum, 4) kejujuran dalam urusan dengan uang, termasuk membayar hutang dan pajak, 5) melayani sesama dan berpartisipasi dalam kehidupan komunitas, dan 6) etos kerja tinggi di tempat kerja saudara, termasuk menghormati atasan dan rekan kerja.


Kembali ke Artikel 2011


Mari BERDOA untuk pelayanan penginjilan kami di Israel, menumbuhkan jemaat Messianic, pusat latihan pemuridan, pujian nubuatan dan pendoa-pendoa Ibrani, dan bantuan keuangan bagi yang membutuhkan.